Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

El nino

sumber : berita dari CNBC    Jakarta, CNBC Indonesia- Jalur pengiriman minyak dan gas global masih terguncang setelah penutupan Selat Hormuz serta kerusakan infrastruktur energi di Timur Tengah. Di saat pasar belum tenang, ancaman lain muncul dari langit. El Nino berpotensi menguat mulai bulan depan. Jika pola cuaca ini benar terjadi, tekanan terhadap harga listrik, batu bara, dan gas dunia bisa bertambah dalam waktu bersamaan. Reuters melaporkan sebagian besar lembaga meteorologi utama kini memperkirakan fase El Nino kuat mulai terbentuk pada Mei. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebut model iklim saat ini bergerak searah dan memberi keyakinan tinggi bahwa El Nino akan muncul lalu menguat dalam beberapa bulan berikutnya. Suhu permukaan Samudra Pasifik bahkan telah menembus 21 derajat Celsius, salah satu level tertinggi sejak pencatatan era 1980-an. Bagi pasar energi, El Nino punya rekam jejak mendorong gelombang panas di Asia, mengganggu curah hujan, dan menekan mus...

MENGINGAT KEMBALI TRAGEDI CHERNOBYL

Gegara Tombol Komputer Eror, Nuklir Meledak Tewaskan 60.000 Orang Tim Redaksi,  CNBC Indonesia Baca artikel CNBC Indonesia "Gegara Tombol Komputer Eror, Nuklir Meledak Tewaskan 60.000 Orang" selengkapnya di sini:  https://www.cnbcindonesia.com/news/20260412121343-4-726068/gegara-tombol-komputer-eror-nuklir-meledak-tewaskan-60000-orang Jakarta, CNBC Indonesia - Kecanggihan teknologi harus didukung oleh kemampuan dan keandalan manusianya. Terutama, terkait pengembangan nuklir yang menuntut standar keselamatan tinggi. Ketelitian dimulai dari keandalan peralatan hingga kompetensi para petugas. Tanpa keduanya, dunia berisiko kembali menghadapi tragedi seperti Ledakan Nuklir Chernobyl pada 26 April 1986. Jika kedua dua hal tersebut, 60.000 orang tewas dan ratusan ribu orang harus angkat kaki dari kota kelahirannya hingga 20.000 tahun lamanya. Sebagai wawasan, situs nuklir Chernobyl adalah ambisi Uni Soviet untuk mempunyai nuklir terbesar di dunia. Sejak 1977, pemerintah sukse...